{"id":330,"date":"2015-02-17T07:09:16","date_gmt":"2015-02-17T00:09:16","guid":{"rendered":"http:\/\/yuhana.if.its.ac.id\/?p=330"},"modified":"2015-02-17T07:09:16","modified_gmt":"2015-02-17T00:09:16","slug":"rekayasa-kebutuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/notes.its.ac.id\/yuhana\/2015\/02\/17\/rekayasa-kebutuhan\/","title":{"rendered":"Rekayasa Kebutuhan &#8211; S1"},"content":{"rendered":"<p>Kode MK: KI141328<\/p>\n<p>Nama Mata Kuliah: Rekayasa Kebutuhan<\/p>\n<p>SKS : 3 SKS<\/p>\n<p>Semester : 6<\/p>\n<p>Tujuan Pembelajaran (Learning Outcome):<\/p>\n<h5>Mahasiswa mampu membuat dan mendokumentasikan Spesifiksi Kebutuhan Perangkat Lunak (SKPL) dengan baik, baik secara mandiri atau juga dalam kerjasama tim<\/h5>\n<p>Rincian Capaian Pembelajaran:<\/p>\n<ol>\n<li>Mahasiswa mampu menjelaskan aktifitas-aktifitas dalam rekayasa kebutuhan perangkat lunak<\/li>\n<li>Mahasiswa mampu membuat skenario<\/li>\n<li>Mahasiswa mampu memilih metodepengumpulan kebutuhan dan melakukan pengumpulan kebutuhan perangkat lunak<\/li>\n<li>Mahasiswa mampu memilih metode analisis dan melakukan analisis kebutuhan perangkat lunak<\/li>\n<li>Mahasiswa mampu memodelkan kebutuhan sistem menggunakan pendekatan berorientasi obyek<\/li>\n<li>Mahasiswa mampu memilih metode, menspesifikasikan dan mendokumentasikan kebutuhan perangkat lunak<\/li>\n<li>Mahasiswa mampu memilih metode verifikasi dan melakukan verifikasi kebutuhan perangkat lunak<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pokok Bahasan:<\/p>\n<p><strong>Pengantar Rekayasa Kebutuhan: <\/strong>Definisi Rekayasa Kebutuhan, Mengapa perlu Rekayasa Kebutuhan, Rekayasa Kebutuhan sebagai bagian dari Rekayasa Perangkat Lunak, Pengenalan proses-proses dalam Rekayasa Kebutuhan. Mendeskripsikan domain permasalahan dari sistem yang hendak dibangun; <strong>Scenario; Elisitasi Kebutuhan: <\/strong>Definisi,<strong> <\/strong>Kendala dalam pengumpulan kebutuhan, Pelaku dalam pengumpulan kebutuhan, Langkah pengumpulan kebutuhan, Dokumen visi produk dan ruang lingkup.Teknik-teknik pengumpulan data. Kakas bantu untuk pengumpulan kebutuhan;<strong> Analisis Kebutuhan; <\/strong>Pendekatan analisis kebutuhan, Deliverables dan artifak. Pendekatan terstruktur. Pendekatan berorientasi obyek. VORD. Kakas bantu untuk analisis kebutuhan; <strong>Pembuatan Model Sistem <em>Use Case<\/em>:<\/strong> Notasi Use Case, Langkah pembuatan Use Case, Deskripsi <em>Use Case<\/em>;<strong> Spesifiksi Kebutuhan: <\/strong>Teknik spesifikasi kebutuhan, Template dokumen spesifikasi kebutuhan. Atribut kualitas perangkat lunak, Aspek perhatian stakeholder. Kakas bantu untuk spesifikasi kebutuhan, Deskripsi Kebutuhan Non-Fungsional yang SMART. Kebutuhan yang spesifik, Kebutuhan yang terukur, Kebutuhan yang dapat dicapai, Kebutuhan yang dapat direalisasikan, Kebutuhan yang dibatasi waktu, Pelacakan kebutuhan; <strong>Validasi Kebutuhan<\/strong>: Jenis verifikasi,Teknik verifikasi kebutuhan, Mendefinisikan kriteria penerimaan, Kakas bantu untuk verifikasi. Perubahan kebutuhan. Manajemen perubahan kebutuhan;<\/p>\n<p>Pustaka Utama:<\/p>\n<ul>\n<li> Daniel Siahaan, <em>Analisis Kebutuhan dalam Rekayasa Perangkat Lunak<\/em>, Penerbit Andi, 2011.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pustaka penunjang yang digunakan adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Karl E Wiegers, <em>Software Requirements<\/em>, 2nd Edition, Microsoft, 2003.<\/li>\n<li>Ian K. Bray, <em>An Introduction to Requirements Engineering<\/em>, Addison Wesley, 2002.<\/li>\n<li>R.H. Thayer &amp; M. Dorfman, <em>Software Requirements Engineering, Second Edition<\/em>, John Wiley &amp; Sons, 1999<\/li>\n<li>Pressman, R. S., <em>Software Engineering: A Practitioner&#8217;s Approach<\/em>, 8th Edition, McGraw-Hill, 2008.<\/li>\n<\/ul>\n<table style=\"height: 806px\" border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\" width=\"627\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"78\"><strong>Minggu ke<\/strong><\/td>\n<td width=\"180\">\n<p align=\"center\"><strong>Sub Kompetensi \/ TIK<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\">\n<p align=\"center\"><strong>Materi \/ Topik<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"78\">\n<p align=\"center\">1<\/p>\n<\/td>\n<td rowspan=\"3\" width=\"180\">\n<p align=\"center\">Mahasiswa menjelaskan aktivitas-aktivitas dalam rekayasa   kebutuhan perangkat lunak<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\"><strong>Pengantar   Rekayasa Kebutuhan<\/strong>:Definisi   Rekayasa Kebutuhan, Mengapa perlu Rekayasa Kebutuhan, Rekayasa Kebutuhan   sebagai bagian dari Rekayasa Perangkat Lunak, Pengenalan proses-proses dalam   Rekayasa Kebutuhan. Mendeskripsikan domain permasalahan dari sistem yang   hendak dibangun<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\" width=\"78\">\n<p align=\"center\">2<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\">Uji   Kompetensi 1<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"264\">Pembahasan   Uji Kompetensi 1<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"78\">\n<p align=\"center\">3<\/p>\n<\/td>\n<td rowspan=\"3\" width=\"180\">\n<p align=\"center\">Mahasiswa   mampu membuat scenario<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\">Scenario<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\" width=\"78\">\n<p align=\"center\">4<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\">Uji   Kompetensi 2<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"264\">Pembahasan   Uji Kompetensi 2<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"78\">\n<p align=\"center\">5<\/p>\n<\/td>\n<td rowspan=\"3\" width=\"180\">\n<p align=\"center\">Mahasiswa   mampu memilih metode dan melakukan pengumpulan   kebutuhan perangkat lunak<\/p>\n<p align=\"center\">\n<\/td>\n<td width=\"264\">Elisitasi   Kebutuhan:<\/p>\n<p>Definisi,   Kendala dalam pengumpulan kebutuhan, Pelaku dalam pengumpulan kebutuhan,   Langkah pengumpulan kebutuhan, Dokumen visi produk dan ruang   lingkup.Teknik-teknik pengumpulan data. Kakas bantu untuk pengumpulan   kebutuhan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\" width=\"78\">\n<p align=\"center\">6<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\">Uji   Kompetensi 3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"264\">Pembahasan   Uji Kompetensi 3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"78\">\n<p align=\"center\">7<\/p>\n<\/td>\n<td rowspan=\"3\" width=\"180\">\n<p align=\"center\">Mahasiswa   mampu memilih metode dan melakukan analisa   kebutuhan perangkat lunak<\/p>\n<p align=\"center\">\n<\/td>\n<td width=\"264\">Analisis   Kebutuhan:<\/p>\n<p>Pendekatan analisis kebutuhan,   Deliverables dan artifak. Pendekatan terstruktur. Pendekatan berorientasi   obyek. VORD. Kakas bantu untuk analisis kebutuhan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\" width=\"78\">\n<p align=\"center\">8<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\">Uji   Kompetensi 3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"264\">Pembahasan   Uji Kompetensi 3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"78\">\n<p align=\"center\">9<\/p>\n<\/td>\n<td rowspan=\"3\" width=\"180\">\n<p align=\"center\">Mahasiswa   mampu memodelkan kebutuhan sistem menggunakan pendekatan berorientasi obyek.<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\">Pembuatan   Model Sistem: Use Case:<\/p>\n<p>Notasi   Use Case, Langkah pembuatan Use Case, Deskripsi Use Case.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\" width=\"78\">\n<p align=\"center\">10<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\">Uji   Kompetensi 4<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"264\">Pembahasan   Uji Kompetensi 4<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"78\">\n<p align=\"center\">11<\/p>\n<\/td>\n<td rowspan=\"6\" width=\"180\">\n<p align=\"center\">Mahasiswa   mampu memilih metode,   menspesifikasikan serta mendokumentasikan kebutuhan perangkat lunak<\/p>\n<p align=\"center\">\n<\/td>\n<td width=\"264\">Spesifikasi   Kebutuhan<\/p>\n<p>Teknik   spesifikasi kebutuhan, Template dokumen spesifikasi kebutuhan. Atribut   kualitas perangkat lunak, Aspek perhatian <em>stakeholder<\/em>.   Kakas bantu untuk spesifikasi kebutuhan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\" width=\"78\">\n<p align=\"center\">12<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\">Uji   Kompetensi 3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"264\">Pembahasan   Uji Kompetensi 3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"78\">\n<p align=\"center\">13<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\">Deskripsi   Kebutuhan Non-Fungsional yang <em>SMART<\/em><\/p>\n<p>Kebutuhan   yang spesifik, Kebutuhan yang terukur, Kebutuhan yang dapat dicapai,   Kebutuhan yang dapat direalisasikan, Kebutuhan yang dibatasi waktu, Pelacakan   kebutuhan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\" width=\"78\">\n<p align=\"center\">14<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\">Uji   Kompetensi 5<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"264\">Pembahasan   Uji Kompetensi 5<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"78\">\n<p align=\"center\">15<\/p>\n<\/td>\n<td rowspan=\"3\" width=\"180\">\n<p align=\"center\">Mahasiswa   mampu memilih metode dan memverifikasi   kebutuhan perangkat lunak<\/p>\n<p align=\"center\">\n<\/td>\n<td width=\"264\">Verifikasi   Kebutuhan:<\/p>\n<p>Jenis   verifikasi,Teknik verifikasi kebutuhan, Mendefinisikan kriteria penerimaan,   Kakas bantu untuk verifikasi. Perubahan kebutuhan. Manajemen perubahan   kebutuhan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\" width=\"78\">\n<p align=\"center\">16<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"264\">Uji   Kompetensi 3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"264\">Pembahasan   Uji Kompetensi 3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"78\">\n<p align=\"center\">17<\/p>\n<\/td>\n<td rowspan=\"2\" width=\"180\">\n<p align=\"center\">Mahasiswa   mampu menjelaskan metode, case tool, aplikasi, atau best practice terkini di   bidang rekayasa kebutuhan<\/p>\n<\/td>\n<td rowspan=\"2\" width=\"264\">Trend di   bidang Rekayasa Kebutuhan (pengayaan)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"78\">\n<p align=\"center\">18<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kode MK: KI141328 Nama Mata Kuliah: Rekayasa Kebutuhan SKS : 3 SKS Semester : 6 Tujuan Pembelajaran (Learning Outcome): Mahasiswa mampu membuat dan mendokumentasikan Spesifiksi Kebutuhan Perangkat Lunak (SKPL) dengan baik, baik secara mandiri atau juga dalam kerjasama tim Rincian Capaian Pembelajaran: Mahasiswa mampu menjelaskan aktifitas-aktifitas dalam rekayasa kebutuhan perangkat lunak Mahasiswa mampu membuat skenario Mahasiswa mampu memilih metodepengumpulan kebutuhan dan melakukan pengumpulan kebutuhan perangkat lunak Mahasiswa mampu memilih metode analisis dan melakukan analisis kebutuhan perangkat lunak Mahasiswa mampu memodelkan kebutuhan sistem menggunakan pendekatan berorientasi obyek Mahasiswa mampu memilih metode, menspesifikasikan dan mendokumentasikan kebutuhan perangkat lunak Mahasiswa mampu memilih metode verifikasi dan melakukan verifikasi kebutuhan perangkat lunak Pokok Bahasan: Pengantar Rekayasa Kebutuhan: Definisi Rekayasa Kebutuhan, Mengapa perlu Rekayasa Kebutuhan, Rekayasa Kebutuhan sebagai bagian dari Rekayasa Perangkat Lunak, Pengenalan proses-proses dalam Rekayasa Kebutuhan. Mendeskripsikan domain permasalahan dari sistem yang hendak dibangun; Scenario; Elisitasi Kebutuhan: Definisi, Kendala dalam pengumpulan kebutuhan, Pelaku dalam pengumpulan kebutuhan, Langkah pengumpulan kebutuhan, Dokumen visi produk dan ruang lingkup.Teknik-teknik pengumpulan data. Kakas bantu untuk pengumpulan kebutuhan; Analisis Kebutuhan; Pendekatan analisis kebutuhan, Deliverables dan artifak. Pendekatan terstruktur. Pendekatan berorientasi obyek. VORD. Kakas bantu untuk analisis kebutuhan; Pembuatan Model Sistem Use Case: Notasi Use Case, Langkah pembuatan Use Case, Deskripsi Use Case; Spesifiksi Kebutuhan: Teknik spesifikasi kebutuhan, Template dokumen spesifikasi kebutuhan. Atribut kualitas perangkat lunak, Aspek perhatian stakeholder. Kakas bantu untuk spesifikasi kebutuhan, Deskripsi Kebutuhan Non-Fungsional yang SMART. Kebutuhan yang spesifik, Kebutuhan yang terukur, Kebutuhan yang dapat dicapai, Kebutuhan yang dapat direalisasikan, Kebutuhan yang dibatasi waktu, Pelacakan kebutuhan; Validasi Kebutuhan: Jenis verifikasi,Teknik verifikasi kebutuhan, Mendefinisikan kriteria penerimaan, Kakas bantu untuk verifikasi. Perubahan kebutuhan. Manajemen perubahan kebutuhan; Pustaka Utama: Daniel Siahaan, Analisis Kebutuhan dalam Rekayasa Perangkat Lunak, Penerbit Andi, 2011. Pustaka penunjang yang digunakan adalah: Karl E Wiegers, Software Requirements, 2nd Edition, Microsoft, 2003. Ian K. Bray, An Introduction to Requirements Engineering, Addison Wesley, 2002. R.H. Thayer &amp; M. Dorfman, Software Requirements Engineering, Second Edition, John Wiley &amp; Sons, 1999 Pressman, R. S., Software Engineering: A Practitioner&#8217;s Approach, 8th Edition, McGraw-Hill, 2008. Minggu ke Sub Kompetensi \/ TIK Materi \/ Topik 1 Mahasiswa menjelaskan aktivitas-aktivitas dalam rekayasa kebutuhan perangkat lunak Pengantar Rekayasa Kebutuhan:Definisi Rekayasa Kebutuhan, Mengapa perlu Rekayasa Kebutuhan, Rekayasa Kebutuhan sebagai bagian dari Rekayasa Perangkat Lunak, Pengenalan proses-proses dalam Rekayasa Kebutuhan. Mendeskripsikan domain permasalahan dari sistem yang hendak dibangun 2 Uji Kompetensi 1 Pembahasan Uji Kompetensi 1 3 Mahasiswa mampu membuat scenario Scenario 4 Uji Kompetensi 2 Pembahasan Uji Kompetensi 2 5 Mahasiswa mampu memilih metode dan melakukan pengumpulan kebutuhan perangkat lunak Elisitasi Kebutuhan: Definisi, Kendala dalam pengumpulan kebutuhan, Pelaku dalam pengumpulan kebutuhan, Langkah pengumpulan kebutuhan, Dokumen visi produk dan ruang lingkup.Teknik-teknik pengumpulan data. Kakas bantu untuk pengumpulan kebutuhan. 6 Uji Kompetensi 3 Pembahasan Uji Kompetensi 3 7 Mahasiswa mampu memilih metode dan melakukan analisa kebutuhan perangkat lunak Analisis Kebutuhan: Pendekatan analisis kebutuhan, Deliverables dan artifak. Pendekatan terstruktur. Pendekatan berorientasi obyek. VORD. Kakas bantu untuk analisis kebutuhan. 8 Uji Kompetensi 3 Pembahasan Uji Kompetensi 3 9 Mahasiswa mampu memodelkan kebutuhan sistem menggunakan pendekatan berorientasi obyek. Pembuatan Model Sistem: Use Case: Notasi Use Case, Langkah pembuatan Use Case, Deskripsi Use Case. 10 Uji Kompetensi 4 Pembahasan Uji Kompetensi 4 11 Mahasiswa mampu memilih metode, menspesifikasikan serta mendokumentasikan kebutuhan perangkat lunak Spesifikasi Kebutuhan Teknik spesifikasi kebutuhan, Template dokumen spesifikasi kebutuhan. Atribut kualitas perangkat lunak, Aspek perhatian stakeholder. Kakas bantu untuk spesifikasi kebutuhan. 12 Uji Kompetensi 3 Pembahasan Uji Kompetensi 3 13 Deskripsi Kebutuhan Non-Fungsional yang SMART Kebutuhan yang spesifik, Kebutuhan yang terukur, Kebutuhan yang dapat dicapai, Kebutuhan yang dapat direalisasikan, Kebutuhan yang dibatasi waktu, Pelacakan kebutuhan. 14 Uji Kompetensi 5 Pembahasan Uji Kompetensi 5 15 Mahasiswa mampu memilih metode dan memverifikasi kebutuhan perangkat lunak Verifikasi Kebutuhan: Jenis verifikasi,Teknik verifikasi kebutuhan, Mendefinisikan kriteria penerimaan, Kakas bantu untuk verifikasi. Perubahan kebutuhan. Manajemen perubahan kebutuhan. 16 Uji Kompetensi 3 Pembahasan Uji Kompetensi 3 17 Mahasiswa mampu menjelaskan metode, case tool, aplikasi, atau best practice terkini di bidang rekayasa kebutuhan Trend di bidang Rekayasa Kebutuhan (pengayaan) 18<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[22],"tags":[50],"class_list":["post-330","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-rekayasa-kebutuhan-perangkat-lunak","tag-rekayasa-kebutuhan-perangkat-lunak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/notes.its.ac.id\/yuhana\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/330","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/notes.its.ac.id\/yuhana\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/notes.its.ac.id\/yuhana\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/notes.its.ac.id\/yuhana\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/notes.its.ac.id\/yuhana\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=330"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/notes.its.ac.id\/yuhana\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/330\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/notes.its.ac.id\/yuhana\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=330"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/notes.its.ac.id\/yuhana\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=330"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/notes.its.ac.id\/yuhana\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=330"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}