-
Pendidikan kita untuk siapa?
Wacana pelajaran Agama di sekolah menjadi topik hangat akhir-akhir ini, entah digeser semesternya atau bahkan dihilangkan dari kurikulum sekaligus. Pelajaran Agama dianggap tidak terlalu penting untuk dijadikan mata pelajaran di sekolah dasar menengah, bahkan dianggap sebagai media untuk mempengaruhi mahasiswa menjadi radikal di perguruan tinggi. Lengkaplah sudah kemasygulan yang pernah menyeruak sebelumnya, akibat adanya rencana kebijakan para petinggi kita untuk menghapuskan kolom agama dalam KTP dan bahkan memisahkan agama dari kehidupan politik. Plato pernah suatu kali berujar bahwa pendidikan adalah untuk membuat orang lebih baik. Sewajarnyalah kalau kita berharap bahwa ketika kita menyekolahkan anak-anak kita, mereka kelak akan menjadi orang baik. Baik dalam arti kata seutuhnya, baik otaknya dan baik…
-
Aku berhitung
Aku sering berhitung Tentang banyak hal dalam hidup Namun aku tak pernah mampu menghitung Nikmat hidup yang telah aku raih Aku sering berhitung Tentang kebaikan yang aku beri Namun aku tak pernah mampu menghitung Keburukan yang aku buat setiap saat Aku sering berhitung Tentang perhatianku pada orang lain Namun aku tak pernah mampu menghitung Perhatian yang aku terima dari mereka Karena itu, dalam kesempatan ini, tanpa mampu menyebut nama para sahabat yang baik hati satu persatu Perkenankanlah saya menyampai terima kasih yang tak terhingga atas semua perhatian dan doa yang diberikan untuk hari ulang tahun saya pada tanggal 18 Juni ini Semoga semua kebaikan yang terkandung didalamnya, kembali kepada para…
-
Sukses itu perlu persiapan juga
Banyak orang ingin menjadi orang yang sukses. Kalau kesuksesan yang dimaksud itu adalah ketenaran, jabatan, kekayaan atau status…maka hati-hatilah sebab itu semuanya memerlukan kesiapan mental yang tidak sederhana. Salah-salah, kita akan semakin terpuruk dan terpenjara oleh kesuksesan itu sendiri. The Beatles mungkin adalah contoh terbaik abad ini untuk menggambarkan makna sebuah kesuksesan di atas. Mereka terkenal, dipuja bahkan dijadikan trend setter pada saat jayanya dengan massa penggemar yang tidak bisa dibayangkan betapa banyak jumlahnya. Pertunjukan musik mereka selalu membuat polisi dan petugas keamanan, bahkan juga petugas kesehatan menjadi kewalahan menghadapi fans remaja mereka yang sangat histeris dan nyaris tak terkendali. Group ini pulalah yang menjadi group pertama dari luar Amerika…
-
Sebuah catatan: Apa ukuran kinerja kita sesungguhnya?
Pak Arif Wibowo baru saja membawa Garuda menjadi maskapai terbaik di dunia (lihat https://www.goodnewsfromindonesia.id/2017/04/11/garuda-indonesia-dinobatkan-menjadi-maskapai-terbaik-dunia ), tapi toh dicopot juga posisinya sebagai Dirut Garuda. Padahal masih jelas dalam ingatan kita, beberapa saat yang lalu, Pak Dwi Sutjipto yang juga membawa Pertamina untuk kali pertama, memperoleh laba bersih melebihi Petronas, juga dilengserkan dari jabatan Dirut Pertamina. Bahkan waktu itu belum jelas siapa penggantinya, langsung diberhentikan begitu saja. Aneh? Tidak juga, pemerintah, khususnya Kementerian BUMN pasti punya sejuta alasan untuk membuat keputusan kontroversial seperti itu. Jadi tidak perlu gumunan, apalagi jaman sekarang, banyak keputusan yang dibuat berdasarkan pembenaran bukan kebenaran, dan itu nyaris dalam semua aspek pembangunan kita. Jadi tidak perlu diperdebatkan… Hanya saja,…
-
Dwi Sutjipto: sebuah Catatan
Pak Dwi Soetjipto, sangat akrab di telinga Civitas Academica ITS. Selain sebagai Ketua Umum IKAlumni ITS, beliau juga adalah salah satu alumnus terbaik yang dihasilkan ITS. Kami, sebagai bagian dari Keluarga Besar ITS selalu bangsa atas kiprahnya sebagai seorang professional. Beliau adalah tokoh panutan yang mampu menggabungkan visi dengan misi perusahaan secara luar biasa. Dikatakan luar biasa, karena boleh jadi tidak ada seorangpun Direktur Utama BUMN di Indonesia sampai saat ini yang mampu membawa marwah perusahaan BUMN tidak hanya terbatas pada level nasional, namun juga sampai level internasional. *** Nama Dwi Soetjipto melejit ketika beliau menjabat sebagai Dirut PT Semen Gresik karena mampu menggenjot kapasitas produksinya menjadi 26 juta ton…
-
Kita hanya berusaha
aya sudah belajar bahwa dalam hidup, apapun usaha kita untuk mewujudkan sesuatu, kita tidak pernah mampu memastikan hasil akhirnya. Ada kekuatan lain yang kemudian menjadi Penentu. Pada akhirnya, kita hanya bisa menerima. Anehnya, sering kita selalu saja mencoba memaksakan kehendak bila hasilnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Kita tidak pernah mau berdamai dengan hati, bahwa ada Allah lah yang Maha Menentukan. Dia tidak pernah salah, kitalah sendiri yang membuat semuanya menjadi salah. Sebab Dia hanya menciptakan kebaikan, walaupun itu tampak “salah” dan “buruk” di mata kita. Kita tidak pernah setia dengan apa yang telah diajarkanNYA itu, bahwa Allah tidak pernah salah, namun diri kitalah. Kesalahan atau keburukan adalah karena…
-
JOGJA
Kali ini saya berada di Jogja, kota budaya yang selalu menjadi jujugan para turis nusantara. Seingat saya, hampir semua sekolah di Jawa pasti melakukan ekskursi atau wisata ke Jogja, seolah ‘wajib’ hukumnya. Bahkan bukan hanya sekolah, karyawan kantor juga begitu, baik negeri maupun swasta. Jogja menjadi representasi obyek pembelajaran wisata bagi anak-anak sekolah, setelah kota tempat mereka tinggal. Setiap hari, bus antar kota dari berbagai jenis dan ukuran datang dan pergi silih berganti. Saya ingat, pertama kali saya menginjak kaki di kota Jogja adalah ketika saya masih di kelas 1 SMP sekitar tahun 1974. Saat pagi, saya takjub melihat ratusan anak-anak mengayuh sepeda pancal menuju sekolah, dan itu memenuhi hampir…
-
Singapore (bagian 3)
Tibalah kini perjalanan pulang kembali ke tanah air dengan pesawat milik bangsa, Garuda. Seperti biasa, begitu take off, saya akan menonton film dalam pesawat sebagai ‘pengantar tidur’. Film yang saya pilih kebetulan berjudul “RACE”, mengangkat kisah seorang pelari berkulit hitam Amerika. Biasanya, hanya beberapa menit saya menonton, sisanya bablas ketiduran. Nyatanya, kali ini saya malah terus nonton hingga akhir. Film yang diambil dari kisah nyata ini sangat inspiratif dan sayang untuk ditinggal tidur… Jesse, demikian nama panggilannya. Saat ini, tidak semua orang mengenal nama yang pernah mengukir sejarah dunia. Padahal ini nama legendaris yang telah mampu menjungkirbalikkan sebuah hegemoni atau dominasi kekuasaan yang demikian besar sehingga seolah tidak ada kekuatan…
-
Singapore (bagian 2)
Kali ini yang akan saya tulis adalah tentang upacara penganugerahan penghargaan yang diterima mahasiswa ITS dalam lomba yang diinisiasi oleh Sembcorp Marine Singapore bersama mitranya yaitu Shell dan BP. Momen ini terasa istimewa karena perolehan juara bagi Tim ITS adalah yang kedua kalinya dalam dua tahun berturut-turut, sejak kompetisi ini diadakan secara rutin dalam 15 tahun terakhir di Singapura. Lomba yang bertajuk “Green Wave Environmental Care Project Competition” ini diperuntukkan bagi siswa berbagai level pendidikan; dari mulai sekolah dasar, sekolah menengah, kolej (pra universitas) dan perguruan tinggi (universitas). Acara bergengsi ini terbuka untuk siswa dari manapun, baik dalam dan luar Singapura. Untuk level universitas, yaitu lomba yang diikuti oleh mahasiswa…
-
Singapore (bagian 1)
Awalnya saya tiba Rabu pagi di Singapore adalah untuk menghadiri penganugerahan gelar Juara kepada beberapa mahasiswa ITS yang berhasil merebut kompetisi karya tulis teknologi inovatif yang diadakan disana. Ini kali kedua secara berturut-turut mahasiswa ITS merebut Juara mengalahkan peserta lomba, mahasiswa dari Singapura dan beberapa negara lainnya. Luar biasa! Saya akan ceritakan soal penghargaan ini dalam tulisan besok pagi, sebab yang saya akan tulis kali ini adalah hal yang lain. Karena acara penganugerahan juara oleh Menterii Pendidikan Singapura berlangsung Kamis pagi, maka saya harus datang sehari sebelumnya agar bisa hadir tepat waktu. Saya ditemani oleh Kepala Departemen Transportasi Laut, Fakultas Teknologi Kelautan ITS, Dr. Tri Achmadi, yang juga hadir, karena…