Saat Menjadi Rektor

  • Saat Menjadi Rektor

    San Francisco (bagian 3)

    Ada pertanyaan teman yang belum terungkap dalam tulisan saya sebelumnya. Untuk apa saya ke San Francisco?  Singkatnya, perjalanan ke San Francisco ini merupakan bagian dari misi besar Bu Risma, yang ingin mewujudkan ekonomi digital kota Surabaya, dengan memberdayakan anak-anak muda melakukan start-up business yang ditunjang oleh sistem IT berbasis internet. Terobosan inovatif ini dilakukan setelah beliau sukses memberdayakan penduduk kota Surabay, terutama ibu-ibu kampung, dengan pembangunan ekonomi melalui program kampung tematik. Dan terbukti upayanya ini telah mendapat banyak penghargaan dalam dan luar negeri.  Untuk misinya kali ini, tidak tangung-tanggung, beliau langsung memimpin sendiri delegasi kota Surabaya mengunjungi beberapa obyek penting dan top kelas dunia yang dapat memberi inspirasi untuk berinovasi…

  • Saat Menjadi Rektor

    San Francisco (bagian 2)

    Pesawat mulai terbang rendah. Terdengar suara pilot mengingatkan bahwa pesawat akan segera mendarat. Saya melirik keluar, di bawah, kota San Francisco mulai tampak di tengah padang rumput yang berbukit-bukit.  Sebagian besar wilayahnya telah terbangun menjadi kota modern yang dikelilingi oleh rumah-rumah penduduk yang menyebar padat di perbukitan. Sekelebat kilas bayangan menyergap, bagaimana orang-orang Amerika dahulu berjuang keras membangun negaranya di atas padang rumput yang tandus dan buas itu. Wow….luar biasa! Tidak heran kalau mereka menjadi negara adidaya…. Rasa kagum itu hanya sebentar menerpa, lalu menyeruak pergi. Sebab jantung saya mulai berdegub, terbayang bagaimana sebentar lagi kami akan berbaris antri di depan petugas imigrasi Amerika yang terkenal ketat. Akankah kami lolos?…

  • Saat Menjadi Rektor

    San Francisco (bagian 1)

    Saya menulis ini di pagi subuh buta. Di luar sana, suasana masih gelap, maklum shalat subuh baru pk 05.59 pagi waktu setempat. Dingin menyusup ke dalam kamar hotel tempat saya menginap yang berada di lantai 31. Di data digital, suhu di luar ‘cuma’ 9 C. Disebut cuma, karena memang relatif tidak terlalu dingin untuk suhu di musim dingin… Samar-samar di luar sana, suara mobil truk pengumpul sampah diselingi lamat-lamat suara sirine mobil ambulan atau mungkin juga sirine mobil polisi lewat menyelingi. Kadang bingung membedakan jenis lengkingannya. Begitulah suasana “heningnya” malam menjelang subuh di San Francisco, California, USA. Sama dengan kota-kota besar dunia yang lainnya yang pernah saya kunjungi. Sudah 3…

  • Saat Menjadi Rektor

    Sikap Rektor Dalam Kehidupan Beragama di Kampus

    AsslmWW  Ibu/Bapak/ Sdr Muslimin dan Muslimin yang dimuliakan Allah SWT, Bismillahirrahmanirrohiim, Dinamika kegiatan agama di kampus ITS sering mendapat sorotan, khususnya kegiatan agama Islam karena beberapa kegiatan kadang dianggap menumbuhkan faham tertentu yang kurang berkenan bagi golongan Islam lainnya. ITS, yang notabene adalah perguruan tinggi milik negara dan rakyat Indonesia, berusaha menfasilitasi dan membangun suasana kondusif dalam kampus bagi para mahasiswanya, yang tujuannya adalah mendidik calon-calon intelektual bangsa Indonesia, menjadi generasi yang unggul. Unggul dalam pemikiran dan juga unggul dalam bersikap. Pendek kata, berkarakter. Dalam bayangan saya selalu Rektor, kampus ITS menjadi tempat dialog dalam hal keyakinan beragama dengan penuh toleransi – saling menghormati atas keberagaman ini. Khususnya bagi mahasiswa…