Ziarah Wali bersama Murabbi

Berulang-ulang Surat Al fatihah dibaca para jamaah yang dipimpin ustadz Yusuf menandai keberangkatan rombongan jamaah “Yasin Tahlil An Nuur”.

Tawassul (menyambung) ritme bathiniah kepada Ruh para Ulama dan Waliyullah adalah adab pertama yang dilakukan jamaah rombongan ziarah sebelum sampai pada tempat atau makbarah yang dituju. Kemudian dilanjutkan istighosah, istighfar, kalam tauhid, sholawat juga beberapa bacaan sholawat membuat suasana di dalam kabin Bus semakin hangat dan penuh keceriaan, tak disangka para jamaah ternyata perjalanan ziarah kali ini begitu khusyu’ syahdu tetapi tetap dalam suasana kegembiraan dan kebersamaan.

Makbarah Habib Shaleh Tanggul Jember tempat pertama yang dikunjungi. Walaupun dalam taraf pembangunan namun tidak mengurangi kekhusyuan berdoa, ya, karena sebelum masuk tempat ziarah Murabbi ustd Zahroni mengenalkan pada jamaah sosok Ulama’ yang hendak diziarahi. Termasuk kisah ulama berikutnya juga tak ketinggalan selalu didongengkan pada para jamaah.

Maksi (makan siang). Makanan ala pesantren yang disuguhkan panitia terasa berkahnya begitu lahap disantap hingga hampir tak tersisa.

Ilmu fiqh yang diajarkan di musholla oleh ust. Zahroni pun dipraktekkan dalam ibadah sholat jama’ qashar. Inilah salah satu bentuk berkahnya ngaji yang selama ini diikuti para jamaah.

Sungguh luar biasa pelaksanaan ziarah kali ini sukses dan penuh pembelajaran berharga dan berjamaah, akrab gembira, kekeluargaan.

Doa kita para jamaah semoga kegiatan religi ini menyebabkan turunnya keberkahan, ilmu dan ridhanya Allah SWT.

Terimakasih kita sampaikan kepada para murabbi, panitia dan khususnya kepada abah Haji Kirun Hartono yang menopang segalanya baik tenaga maupun finansialnya.

Sukses untuk jamaah tahlil musholla An Nur semoga kegiatan ini berkelanjutan sebagai bukti hormat dan ta’dzim kita kepada para Ulama. Amiiin

Dituliskan oleh Ust Mohamad Ghufron pada Grup WA Jamaah Tahlil An Nuur pada 23 Januari 2023.